Jangan Jadi Salesman

Jangan Jadi Salesman


Duh, males deh jadi salesman. Target oriented, panas-panasan, mana dilapangan pula, dll. Lagian sayang juga pendidikan tinggi-tinggi kalo kerja malah jadi salesman.
Kawan, pernahkah atau sedang berfikir seperti yang saya contohkan diatas? jika jawabannya adalah "ya", mungkin kalian belum mengetahui arti dan peran sebagai seorang salesman. Atau mungkin kalian belum percaya diri untuk memerahkan diri sebagai seorang salesman.

Sederhananya, salesman adalah orang yang terlibat dalam kegiatan sales atau menawarkan suatu produk atau jasa kepada orang lain yang dipergunakan oleh perusahaan. Sedangkan kegitan yang dilakukan didalamnya bisa disebut dengan salesmanship
(Baduara, Salesmanship Ilmu dan Seni Menjadi Penjual yang Sukses, PT. Bumi Aksara, Jakarta, 2004) 

Menjadi seorang salesman bukanlah mudah, karena salesman merupakan kunci penting dalam kegiatan perusahaan. Tak hanya itu, jiwa saleman bisa dipergunakan untuk kalian yang tidak bekerja diperusahaan melainkan berwirausaha.

Sebelum saya bercerita tentang pengalaman menjadi seorang salesman, beberapa poin akan saya sampaikan mengenai fungsi salesman

  • Impuls Buying
Seorang salesman akan bisa mempengaruhi kehendak pelanggan untuk membeli.

  • Target
Seorang salesman juga akan bisa memilah dan memilih siapa yang akan ditawarkan dan membeli produk yang dibawa sesuai dengan karakter dan sifat pembeli yang sesuai dengan karakter produk yang kita bawa.
  • Reminding
Seorang salesman akan mengingatkan pembeli untuk terus menggunakan produk tanpa memperdulikan produk pesaing.


Nah, dengan fungsi tadi, sebetulnya banyak sekali yang bisa diambil pelajaran dan pengalaman dari seorang saleman. Saya beberapa tahun bergelut dibidang ini dan ternyata, hasil dari peran seorang salesman itu banyak banget manfaatnya. Saya dulu adalah orang yang paling menghindari posisi seorang salesman. Bukan tanpa alasan, dengan kegiatan saya saat sekolah, saya lebih suka diam di depan layar komputer dan lebih memilih banyak diam dalam setiap kumpulan.

Menjadi salesman membuat dan memaksa saya belajar menjadi seorang public speaker, meskipun dibagian ini saya masih harus mencari jam terbang. Mental, adalah output lain yang didapat menjadi seorang salesman. Kenapa tidak, dengan setiap hari bertemu dengan banyak pelanggan yang memiliki sifat yang berbeda, dan dengan kondisi pribadi yang mungkin sedang tidak mood, secara perlahan membuat diri kita menjadi lebih kuat. Hal lain yang menurut saya sangat bermanfaat adalah Analisis, betapa tidak, saya harus mamahami apa itu Segmentasi, targeting, dan Positioning. 

Saya berharap dengan kawan-kawan yang memandang salesman sebelah mata bisa berubah. Kalian yang sedang mencari lowongan kerja bisa mulai mencoba menjadi seorang salesman dan bisa belajar serta memahami peran sebagai salesman. Karena manfaatnya  begitu banyak untuk dijadikan bekal dimasa depan. Jadi, siap menjadi salesman??

Salam
Obrolan Mamet

1 Comments

  1. Amazing blog! Do you have any tips for aspiring writers?
    I'm planning to start my own blog soon but I'm a little lost on everything.
    Would you suggest starting with a free platform like Wordpress or go
    for a paid option? There are so many options out there that I'm totally overwhelmed ..
    Any ideas? Thank you!

    ReplyDelete