Salesman, The Iron Man

Salesman, The Iron Man


Salesman, The Iron Man ! Kalimat yang tepat untuk menggambarkan profesi bernama salesman. Kenapa sih, ilustrasinya harus Iron Man ? Lebay banget. Mari kita bahas satu persatu. Saya sebelumnya sharing tentang salesman di artikel Jangan Jadi Salesman. 

Seorang salesman memiliki peranan penting dalam proses pemasaran baik jasa maupun produk. Behubungan dengan banyak calon pelanggan yang berkarakter berbeda diperlukan penyampaian atau trik yang berbeda. Oleh sebab itu bukan berlebihan rasanya jika salesman disebut iron man.

Mempengaruhi keinginan pelanggan adalah fungsi dasar seorang salesman, namun apakah mudah mempengaruhi pelanggan? jawabannya YA jika tahu caranya. Cara termudah mempengaruhi pelanggan adalah dengan memahami karakter dan keinginannya. Diperlukan sifat asertive/ketegasan dalam menghadapinya. Sifat ini bisa mengatur atau menggiring pelanggan tanpa paksaan atau membiarkan pelanggan pergi begitu saja. 

Dalam pemasaran tentunya setiap produk atau jasa yang ditawarkan memiliki kelebihan dan keunggulan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter si pelanggan. Sebagai contoh didunia otomotif, Toyota membuat Innova/Avanza yang diperuntukan untuk keluarga dan dyna yang dibuat untuk pedagang. Dari contoh tersebut maka seorang salesman harus lihai dalam memilih pelanggan untuk menawarkan produk yang dibawanya. Sampai sini pahamkan kenapa ilustrasinya Iron Man?

Salesman harus bisa membangun atau membuat pelanggan tetap setia menggunakan produk kita. Komunikasi bisa menjadi salah satu tools untuk salesman agar pelanggan tetap mengingat produk kita dan menghiraukan produk pesaing serta tetap nyaman dengan kita. Membangun kedekatan personal adalah kunci seorang salesman membuat pelanggan menghiraukan produk pesaing kita.

Salesman, The Ironman ! Harus pintar mengambil keputusan, cepat beradaptasi dan cerdas memecahkan masalah.
Salam
Obrolan Mamet

0 Comments