Marketing : Tipe Komunitas

Marketing : Tipe Komunitas

Ilustrasi : Unplash.com


Obrolan mamet kali ini adalah ngomongin tipe komunitas, sebelum nanti kita bahas mengenai marketing community. Komunitas adalah sekelompok orang yang memiliki kesamaan dalam hal ketertarikan atau habitat. Kesamaan itu bisa seperti, minat, profesi, agama, hobi, tempat dan atau lainnya. Bisakah mereka masuk dalam rencana pemasaran produk kita? Sebelum masuk kesitu, ketahui dulu tipe komunitasnya dulu.

Komunitas ini terbentuk dari satu keinginan yang sama dari para anggotanya untuk mencapai tujuan yang sama pula, sehingga mereka bisa  berkembang bersama. Tipe Komunitas terbagi pada 3 model, yaitu POOL, HUB dan WEBS

Tipe POOLS

Tipe komunitas ini merupakan tipe yang organic atau dengan kata lain, tanpa dibentuk pun mereka akan membuat satu komunitas tersendiri. Karena hal itu secara ikatan mereka tidak terlalu kuat. Salah satu contohnya adalah komunitas Bike to Work. Mereka membentuk komunitas karena kesamaan dalam hal transportasi mereka menuju tempat kerjanya. Hal ini akan berlangsung meskipun dilakukan oleh sendiri dan itu yang membuat ikatan mereka tidak terlalu kuat.

Tipe HUBS

Komunitas ini biasanya bersatu karena adanya satu objek atau ikon yang menjadi magnet untuk mereka berkumpul atau bersatu. Biasanya jika magnet itu sudah tidak ada, komunitas ini pun akan ikut menghilang secara perlahan dan ke-aktif-annya mulai berkurang seiring berjalannya waktu. Contoh dari komunitas ini adalah komunitas penggemar club sepak bola seperti M.United M.City, AC Milan, Juventus, Barcelona, Real Madrid, Dll. Agar komunitas ini tetap terjaga dan menjadi lebih kuat, biasanya selain dengan prestasi adalah dengan mendatangkan pemain baru yang menjadi bintang sepakbola. Hal itu akan memperkuat dan memperbesar serta mengaktifkan komunitas ke dalam kegiatan yang lebih variatif dari sebelumnya. Selain penggemar club sepakbola ada banyak komunitas tipe Hubs ini misalnya seperti Slankers, OI, Gigi kita, Sahabat Noah, atau Nidji Holic.

Tipe  WEBS

Komunitas ini memilihi hubungan sangat erat. Dengan adanya media sosial mereka menjadi lebih besar karena mereka bisa berinteraksi dengan orang yang memiliki ketertarikan yang sama dalam bidangnya. Contoh tipe komunitas ini seperti Scooter Owner Group, atau komunitas bikers yang lain. Dimana tanpa mengenal secara pribadi pun mereka memiliki rasa persaudaraan atau ikatan yang sangat kuat antar anggotanya.

Dalam dunia marketing perusahaan, komunitas ini biasanya diajak untuk kolaborasi agar produk yang ditawarkan bisa menyebar dan berkembang secara tepat sesuai dengan karakter produk dan karakter komunitas. Dengan menawarkan kerjasama dan mitra dengan baik, biasanya komunitas akan menyambut baik perusahaan.

Apakah kalian ada disisi komunitas atau disisi perusahaan? Jika kalian ada di sisi komunitas, komunitas tipe apakah kalian? Dan jika kalian ada di sisi perusahaan, sudahkah anda menentukan komunitas dengan tipe seperti apa untuk dijadikan partner kolaborasi?

0 Comments