menjadi seorang ayah milenial

menjadi seorang ayah milenial

Obrolan mamet sebagai seorang ayah milenial tentang betapa pentingnya menanggapi kondisi jaman sekarang yang penuh dengan teknologi.


Tahun-tahun ini teknologi semakin berkembang, lalu bagaimana peran seorang ayah milenial menentukan sikap dalam mendidik anak ?

Di artikel sebelumnya dibahas bagaimana karakter seseorang setiap generasi dalam melakukan pekerjaannya, yang mungkin akan berakibat atau membentuk pola didik terhadap anak. Kemajuan teknologi tentunya membantu pada kegiatan sehari-hari setiap individu. Dalam mendidik anak, banyak berita bahwa tidak baik jika anak terlalu kental dengan gadgetnya. Betapa tidak, gadget membuat anak jadi minim komunikasi secara verbal, dan membuat si anak memiliki dunianya sendiri, sehingga terkadang agak sulit si anak diajak komunikasi jika sedang sibuk memegang gadget.

Peran orang tua khususnya seorang ayah akan bertambah berat dengan perkembangan teknologi saat ini. Bukan kemudian menomor duakan teknologi yang berkembang tapi perlunya kontrol dari orang tua khususnya seorang ayah dalam mengkombinasikan dengan pola didik terhadap anak. Untuk seorang ayah muda jaman sekarang mungkin tidak akan terlalu kaku dengan teknologi, karena hampir kebanyakan ayah muda sudah paham dengan teknologi terkhusus gadget smartphonenya. Namun untuk ayah angkatan generasi sebelum generasi Y perlu ada effort lebih karena mereka harus mengimbangi perkembangan jaman agar tidak ketinggalan. Mudahnya mendapatkan informasi membuat lebih cerdas dengan segudang pengetahuan yang ia dapat dengan gadgetnya. Jika tidak dikontrol, ditakutkan anak mendapat informasi yang mungkin belum waktunya ia dapatkan.

Ayah muda jangan sampai tidak menemani anak dalam penggunaan gadget agar komunikasi verbal dua arahnya tetap terjaga agar si anak tidak menjadi seorang yang anti sosial dikemudian hari. Dan untuk ayah angkatan generasi sebelumnya, perlu memahami bagaimana perkembangan teknologi dan jangan sampai kalah dengan kepemilikan informasi dibanding sang anak.

0 Comments